Oleh K.H Abdullah Gymnastiar Mahasuci ALLOH, Zat yang mengaruniakan kasih sayang kepada makhluk-makhluk-Nya. Tidaklah kasih sayang melekat pada diri seseorang, kecuali akan memperindah orang tersebut, dan tidaklah kasih sayang terlepas dari diri seseorang, kecuali akan memperburuk dan menghinakan orang tersebut. Betapa tidak? Jikalau kemampuan kita menyayangi orang lain tercerabut, maka itulah biang dari segala bencana, karena kasih sayang ALLOH Azza wa Jalla ternyata hanya akan diberikan kepada orang-orang yang masih hidup kasih sayang di kalbunya. Seperti kejadian yang menimpa Arie Hanggara yang kisahnya pernah diangkat di film layar lebaria menemui ajal karena dianiaya oleh ayah kandungnya sendiri. Begitulah, kekejian demi kekejian, kebiadaban demi kebiadaban menjadi perlambang kehinaan martabat manusia. Hal ini terjadi, tiada lain karena telah tercerabutnya karunia kasih sayang yang ALLOH semayamkan di dalam kalbunya. Karenanya, tidak bisa tidak, kita harus berj...
Blog ini adalah sarana belajar matematika dengan pendekatan Seni Matematika Membumi, semoga kita dapat mengintegrasi media ini dengan baik. Seorang Muslim dari Indonesia yang belajar Matematika, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Bagi SDRDewangga Matematika mengajarkan tentang logika sistematis, kemungkinan-kemungkinan dan menyelesaikan part demi part untuk menemukan solusi. Agama mengajarkan membedakan yang baik dan buruk, diajarkan melakukan kebaikan serta mengambil bagian terbaik dari diri kita.