Oleh :KH Abdullah Gymnastiar Suatu saat, adzan Maghrib tiba. Kami bersegera shalat di sebuah mesjid yang dikenal dengan tempat mangkalnya aktivis Islam yang mempunyai kesungguhan dalam beribadah. Di sana tampak beberapa pemuda yang berpakaian “khas Islam” sedang menantikan waktu shalat. Kemudian, adzan berkumandang dan qamat pun segera diperdengarkan sesudah shalat sunat. Hal yang menarik adalah begitu sungguh-sungguhnya keinginan imam muda untuk merapikan shaf. Tanda hitam di dahinya, bekas tanda sujud, membuat kami segan. Namun, tatkala upaya merapikan shaf dikatakan dengan kata-kata yang agak ketus tanpa senyuman, “Shaf, shaf, rapikan shafnya!”, suasana shalat tiba-tiba menjadi tegang karena suara lantang dan keras itu. Karuan saja, pada waktu shalat menjadi sulit khusyu, betapa pun bacan sang imam begitu bagus karena terbayang teguran yang keras tadi. Seusai shalat, beberapa jemaah shalat tadi tidak kuasa menahan lisan untuk saling bertukar ketegangan yang akhirn...
Blog ini adalah sarana belajar matematika dengan pendekatan Seni Matematika Membumi, semoga kita dapat mengintegrasi media ini dengan baik. Seorang Muslim dari Indonesia yang belajar Matematika, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Bagi SDRDewangga Matematika mengajarkan tentang logika sistematis, kemungkinan-kemungkinan dan menyelesaikan part demi part untuk menemukan solusi. Agama mengajarkan membedakan yang baik dan buruk, diajarkan melakukan kebaikan serta mengambil bagian terbaik dari diri kita.