Literasi bukan hanya sebatas membaca, membaca dalam KBBI merupakan verba yang diartikan melihat serta memahami apa yang tertulis, mengeja atau melafalkan apa yang tertulis.
Pengertian Literasi adalah keterampilan yang dimiliki seseorang untuk mengolah, mempersepsi, dan memahami setiap informasi yang ia peroleh melalui kegiatan membaca dan menulis. Dalam konteks etimologi, literasi berasal dari kata literatus yang dalam Bahasa Latin berarti orang yang belajar.
Melihat definisi literasi di atas sesungguhnya bisa memberi kita gambaran mengenai tujuan yang akan diperoleh, baik dalam tingkat individu, masyarakat, maupun bangsa, ketika kemampuan literasi ini dapat dimaksimalkan secara optimal.
1. Mencerdaskan Masyarakat
Memiliki kemampuan literasi yang baik berarti orang tersebut mampu untuk mengolah dan memilah informasi dengan baik. Sehingga hal ini dapat mendukung terciptanya individu dan masyarakat yang lebih cerdas.
Kemampuan ini juga nantinya akan sangat bermanfaat untuk orang tersebut dapat lebih bijak dalam mengambil kesimpulan dan memutuskan sikap apa yang akan diambil berkenaan dengan informasi yang telah dibaca.
2. Membentuk Kepribadian
Cara berpikir, tutur kata, dan sikap yang literat ini akan membentuk pribadi seseorang untuk memiliki budi pekerti dan tingkah laku yang baik. Semakin banyak orang yang memiliki kemampuan literasi, maka semakin baik pula kualitas masyarakatnya.
Literasi tak hanya berkaitan dengan keterampilan pribadi, namun bisa juga diasosiasikan dengan budaya yang berkembang di masyarakat. Mengembangkan budaya literasi yang baik juga bertujuan supaya kebiasaan membaca meningkat dan memperbaiki pemanfaatan waktu luang untuk hal yang bermanfaat.
Macam-Macam Literasi
Menurut World Economic Forum, setidaknya ada enam macam literasi utama yang wajib untuk dikuasai setiap orang guna menciptakan masyrakat yang maju.
1. Literasi Baca dan Tulis
Sebelum bicara mengenai kemampuan literasi yang lebih kompleks dan rumit, semua orang wajib menguasai kemampuan membaca dan menulis terlebih dahulu.
Sayangnya di Indonesia sendiri, angka buta aksara belum sepenuhnya mampu dituntaskan oleh pemerintah. Sekitar 1,93% orang dari total populasi penduduk masih belum mendapatkan pendidikan yang layak dari sektor yang paling dasar, yakni pendidikan baca tulis.
2. Literasi Numerasi
Dengan keterampilan literasi dalam hal numerasi, maka orang akan mampu untuk memanfaatkan segala hal yang berkaitan dengan matematika dasar guna menjawab permasalahan yang muncul dalam hidup sehari-hari.
Apabila seseorang mampu untuk memanfaatkan matematika dasar, maka secara otomatis ia juga mampu untuk menganalisa informasi kuantitatif dalam bentuk tabel, grafik, maupun bagan untuk kemudian dijadikan landasan dalam pengambilan keputusan.
3. Literasi Sains
Selain baca-tulis dan numerasi, literasi sains juga perlu untuk dipupuk sedari usia dini. Dengan menginternalisasi nilai literasi sains, maka orang tersebut akan mampu untuk mengidentifikasi pertanyaan, pengetahuan, serta fenomena ilmiah apapun yang terjadi di sekitar.
Identifikasi ini penting terutama dalam hal kemampuan mengambil kesimpulan berdasarkan fakta. Orang yang memiliki literasi sains yang baik tak mudah digerakkan oleh asumsi atau kabar burung tanpa terlebih dahulu memastikan kebenarannya.
4. Literasi Finansial
Literasi finansial ditujukan agar masyarakat mampu memahami dengan baik resiko dan peluang dari setiap keputusan finansialnya. Kemampuan ini sesuai dengan misi pemerintah untuk mendorong inklusi finansial, yakni membuka akses sistem keuangan formal bagi masyarakat
5. Literasi Budaya
Sebagai warga negara yang baik, maka kemampuan selanjutnya adalah literasi budaya dan kewarganegaraan. Budaya adalah identitas yang melekat pada setiap individu sebagai bagian dari suatu bangsa.
Di sisi lain, identitas ini juga harus diimbangi dengan pelaksanaan hak serta kewajiban sebagai warga negara. Mempelajari dan mengamalkan literasi budaya dan kewarganegaraan berarti setiap individu paham bagaimana harus bersikap dalam lingkungan sosial sebagai bagian dari kesatuan bangsa.
6. Literasi Digital
Terakhir namun justru sangat relevan dengan era dimana hidup manusia banyak dikuasai oleh teknologi informasi, yaitu literasi digital. Secara umum, menguasai literasi digital berarti Anda paham bagaimana memanfaatkan informasi dalam kanal digital.
Dalam konteks digital, mampu mengoperasikan kanal digital juga penting untuk digarisbawahi. Tak semata-mata hanya memedulikan bagaimana seseorang mampu mengolah informasi, namun cara mengakses, merangkai, dan menyebarluaskan info tersebut layak untuk mendapat perhatian khusus
Referensi: https://salamadian.com/pengertian-literasi/
Komentar
Posting Komentar
Tiada gading yang tak retak, saran dan masukan Anda akan sangat membantu kami. Budayakan Membaca Sampai Akhir, Jika ada yang masih kurang jelas, Anda dapat menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini atau melalui Contact Us di bagian blog ini.
1. Centang kotak Notify me untuk berlangganan.
2. Setiap Komentar yang masuk akan kami moderasi, sebelum tampil dipublish.
3. Patuhi pedoman berkomentar dengan sopan santun dan menghargai pendapat orang lain.
Semoga kedepannya kita dapat bekerja sama dengan baik!
Salam Sukses dan Bahagia.