Langsung ke konten utama

Postingan

Umat Islam Harus Belajar Hukum

KAMI UMAT ISLAM HARUS LAPOR KEMANA? CURHAT SEORANG PENGACARA Lawyer sekelas Eggy Sudjana aja bingung... KAMI UMAT ISLAM HARUS LAPOR KEMANA? 1|. Diduga kuat telah terjadi tindak pidana yang dilakukan oleh sekumpulan orang, terstruktur, terorganisir dan massif, yang dilakukan secara sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas Agama (ISLAM). 2|. Div Humas Mabes Polri mengunggah video yang pada pokoknya berisi adegan orang kristen yang sedang sekarat di dalam ambulan, tidak perkenankan lewat oleh jamaah pengajian orang Islam, padahal orang yang sekarat itu sangat membutuhkan pertolongan dan akses menuju rumah sakit. 3|. Konten/informasi dalam video tersebut jelas keliru, fitnah yang sangat kejam terhadap umat Islam, dan merupakan sarana untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas Agama (ISL...

Islam Indonesia dan Ulama

Semoga Islam mampu membangkitkan negeri Indonesia ini dengan cahayanya . Semoga umat Islam Indonesia mampu menjadi seperti rembulan yang meneruskan cahaya Islam. Inilah tugas jangka panjang Ulama untuk mengingatkan ummat. Jika saat ini Ulama terpaksa maju di barisan depan tentu itu artinya ummat Islam Indonesia telah mencapai titik yang mengkawatirkan. Diamnya Ulama tentu akan menyebabkan kerusakan yang fatal, diamnya ummat Islam dari seruan kebenaran juga adalah sumber kerapuhan. Dimana ketika negeri Indonesia ini dalam keadaan kritis dan rakyatnya rapuh saat itulah penjajahan fisik akan menimpa negeri ini, seperti negeri Islam lainnya yang terlambat menyambut seruan Ulama untuk kembali ke kebenaran Islam yang hakikatnya untuk kebaikan kita semua.

Turut Mendoakan Reprensentasi KPK, Novel Baswedan

Penjajahan dinegeriku saat ini bukanlah dengan kekerasan atau senjata namun dengan cara halus melalui penjajahan spiritual (mental), ekonomi (pengangguran), dan pendidikan (kebodohan). Teror yang sebenarnya bukanlah menarget bangunan atau sekelompok orang, namun ancaman kepada diri seseorang, seperti yang terjadi pada Novel Baswedan, pernah ditabrak dan kini disiram air keras . In syaa Allah setiap kesakitan yang diterima seorang muslim mampu menghapus dosanya sehingga meninggikan kedudukannya. Teror yang sesungguhnya adalah digunakan untuk menekan kebaikan, dan pelakunya pantas disebut Teroris. Naudzubillah.

Tanya Jawab Seputar Islam

🌹PERTANYAAN Dari  :  SR (TFD 3) Assalamualaikum ustad, apakah bisa tercapai sakinah mawadah warahma-nya pernikahan apabila pernikahan itu di landaskan salah satu dari pasangan memakai pelet untuk mendapatkan si pasangan, terus ustad apa bedanya guna2 dari kaya dukun dengan amalan2 pengasih dari ayat2 suci gitu. Satu lagi tad adakah amalan2 untuk terhindar dari pelet atau guna2 tersebut baik dari dukun atau ayat2 suci itu? Sebelumnya terimakasih ustad 🌷JAWABAN Www. 1. Saya tidak tahu apakah bisa menjadi sakinah mawaddah dan rahmah jika si perempuan dipelet atau sejenisnya. Karena yang memberikan rasa cinta adalah ALLAH. Orang yang menikah dengan rasa cinta saja pun terkadang tidak mendapatkan rasa sakinah tersebut. 2. Sihir atau guna2 dilakukan oleh penyihir yang dibantu oleh setan dan biasanya menggunakan cara2 terlarang 3. Menjaga perintah2 ALLAH, menjauhi maksiat, banyak berzikir khususnya zikir untuk perlindungan diri 👳 Hb. Ahmad Ghozali A...

Dewangga Pradhana Undercover Bag. 1

Kalau beberapa orang menganggap saya manusia yang hemat maka sebenarnya saya boros. Dalam hal pengeluaran materi saya sanggup berhemat namun boros dalam memangfaatkan waktu. Bahkan bisa dianggap berfoya-foya dengan waktu. Hal itu bisa saya ubah ketika momen pernikahan. Sebuah ibadah sakral yang menjadikan saya seorang suami yang nantinya bertanggung jawab terhadap istri dan anggota keluarga yang saya pimpin.

Kenapa Umat Islam Di Takuti

Berbagai kebuntuan dakwah di negeri-negeri muslim pasti solusi jawabannya ada di satu bagian akar yang sama. Bahkan sangat tepat untuk menjawab tantangan bangsa Indonesia saat ini. Saya sadari hal ini ketika dengan izin Allah SWT saya berkesempatan membangun ukhuwah sampai Irian Jaya saat itu. Merasakan bagaimana menjadi minoritas dst. Jamaah seperti NU, Muhamadiyah, PKS, HT, Salafi, Persis, FPI, Jamaah Tablik, Dewan Dakwah dan banyak lagi ormas Islam yang berkorban dalam bagian bagian tertentu sebut saja Bulan Sabit Merah pada bagian kesehatan, ada juga bagian zakat, bahkan sampai MUI mereka mempunyai permasalahan utama yang harus dilalui untuk mencapai tujuan mulianya yang solusinya berada di ormas lain atau tempat lain bahkan diwaktu yang lain (masa lalu).  Benar, jawaban kemacetan Salafi ternyata ada di Jamaah Tablik, keterbatasan NU ternyata solusinya ada di HT, solusi tantangan yang di hadapi FPI berada di Muhamadiyah dst. Sayangnya komunikasi mereka terbatas untuk saling ...