وَأَقْسَامُهُ ثَلَاثَةٌ : إِسْمٌ وَفِعْلٌ وَحَرْفٌ جَاءَ لِمَعْنًى Dan pembagiannya Kalam (penyusun kalimat) itu ada tiga: Yaitu Isim, fi’il, dan huruf yang bermakna (memiliki arti). 1. ISIM (Ism) اسم : كلمة دلّت على معنى في نفسها و لم تقترن بزمن وضعا . Isim : yaitu sebuah kalimat yang menunjukkan atas suatu makna didalam dirinya dan tidak disertai dengan (unsur) waktu (sebagaimana) penempatannya (oleh ahli bahasa Arab). Contoh : بَيْتٌ = Rumah لَوْنٌ = Warna رَجُلٌ = Seorang laki² Maka kata² tersebut tidak terkait dengan waktu. Maka tidak mungkin kita akan mengatakan "Telah rumah" , "sedang warna", dst.NB: Kata "Isim" ini hanya ada dalam pelajaran Bahasa Arab di Indonesia, karena kata sebenarnya adalah "Ismun" atau "al-ismu". Mungkin untuk mempermudah pengucapannya maka di namakan "isim", sebagaimana "Fi'il", aslinya adalah "Fi'lun" atau "al-fi'lu". Kalau "huruf" mas...
Blog ini adalah sarana belajar matematika dengan pendekatan Seni Matematika Membumi, semoga kita dapat mengintegrasi media ini dengan baik. Seorang Muslim dari Indonesia yang belajar Matematika, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Bagi SDRDewangga Matematika mengajarkan tentang logika sistematis, kemungkinan-kemungkinan dan menyelesaikan part demi part untuk menemukan solusi. Agama mengajarkan membedakan yang baik dan buruk, diajarkan melakukan kebaikan serta mengambil bagian terbaik dari diri kita.